Kami percaya, setiap frame punya makna.
Dari film hingga konten digital, kami menghadirkan cerita yang menyentuh hati dan menginspirasi.
Kami bantu menemukan jiwa dari setiap proyek dari ide mentah hingga konsep visual yang kuat dan menyentuh.
Mulai dari pra-produksi, shooting, hingga pasca-produksi, kami hadir untuk memastikan setiap frame berbicara dan setiap adegan bermakna.
Kami menciptakan konten visual yang menggugah emosi dan memperkuat citra merek di berbagai platform digital.
Theana Pictures adalah rumah produksi yang lahir dari semangat untuk menghadirkan karya bermakna karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyentuh hati dan memberi inspirasi bagi penonton.
Didirikan oleh Elma Theana, seorang aktris dan figur publik yang telah lebih dari dua dekade berkiprah di dunia hiburan Indonesia, Theana Pictures hadir sebagai wujud perjalanan dan evolusi dirinya di balik layar.
Kami menciptakan karya visual yang tak hanya indah dilihat, tapi juga bermakna dan berkesan.
Dari ide awal hingga tayang perdana, kami memproduksi film yang menggugah emosi dan bercerita dengan kedalaman visual.
Kami menangkap realita dengan lensa jujur dan estetika sinematik, menghadirkan dokumenter yang informatif dan menyentuh hati.
Proses kreatif dimulai dari cerita kami bantu kembangkan konsep, naskah, hingga storyboard yang kuat dan autentik.
Membangun brand story lewat video komersial, web series, hingga konten media sosial yang engaging dan penuh karakter.
Editing, color grading, dan sound design dilakukan secara detail untuk memastikan setiap frame berbicara sempurna.
Kami bantu brand tampil lebih kuat lewat foto dan video yang menggambarkan identitas dan nilai-nilai mereka secara visual.
Elma Theana pernah dinominasikan dalam kategori Pemeran Pendukung Wanita Terpuji di Festival Film Bandung 2010 untuk serial Dewi. Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa kualitas dan pengakuan profesional selalu menjadi bagian dari perjalanan kami.
Di Theana Pictures, kami meyakini setiap kisah adalah kesempatan kesempatan untuk menyemai nilai, menginspirasi, dan memperkuat kemanusiaan. Mari bersama menyalakan layar dengan cerita yang tak hanya dilihat, tapi dirasakan dan dikenang.
Kami membantu merek, organisasi, dan individu bercerita lewat visual yang berkesan dari film pendek hingga kampanye digital yang membangun emosi.
Netta, wanita karier ambisius dari Jakarta, kehilangan segalanya setelah perusahaannya bangkrut dan terjerat utang pajak miliaran. Bersama suaminya, Nino, ia terpaksa kembali ke kampung halaman dan tinggal di Rumah Bambu Abah pesantren sederhana milik mertuanya yang menampung anak-anak kurang mampu.
Hidup serba terbatas membuat Netta frustrasi, apalagi ketika ia ingin menjual rumah itu diam-diam untuk melunasi utang. Namun pertemuannya dengan para santri, terutama Gebang bocah yatim dari Bantar Gebang perlahan mengubah hatinya.
Netta akhirnya menyadari bahwa Rumah Bambu Abah bukan sekadar tempat tinggal, tapi rumah bagi kasih, ilmu, dan harapan. Di sanalah ia menemukan kembali arti keluarga dan dirinya yang sesungguhnya.
Setiap proyek adalah perjalanan kreatif bersama. Inilah bagaimana para klien kami merasakan pengalaman bekerja dengan Theana Pictures.
"Bekerja bersama Elma Theana sebagai producer dari Theana Pictures di film Anak-Anak Bambu adalah pengalaman yang sangat berkesan bagi saya. Sebagai co-producer, saya merasa project ini bukan sekadar karya film, tapi juga wadah berbagi keberkahan dan kasih untuk anak-anak yatim. Elma Theana punya visi yang tulus dan hangat bukan hanya ingin membuat film yang indah, tapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat. Saya pribadi sangat menghargai semangat itu, dan merasa terinspirasi bisa menjadi bagian dari perjalanan yang penuh makna."
"Sebagai pemain, saya merasa nyaman dan dihargai sepenuhnya. Ibu Elma memahami dunia akting dari pengalaman pribadinya, sehingga pendekatannya kepada para aktor sangat manusiawi. Produksi berjalan profesional, namun tetap ada ruang kehangatan dan spiritualitas. Theana Pictures bukan hanya memproduksi film, tapi juga menumbuhkan jiwa orang-orang di dalamnya.”